Letdown — Hindia

  • Pencipta & penyanyi: Hindia (nama asli Baskara Putra)

  • Tahun rilis: 2025 (dari mixtape Doves, ’25 on Blank Canvas)

Filosofi Singkat

“Letdown” menggambarkan luka yang muncul bukan karena kegagalan besar, tapi karena harapan yang perlahan‐lahan kandas; janji yang tak kunjung ditepati; serta realitas yang jauh dari mimpi bersama. Lirik seperti “dua dekade, ratusan janji yang tak selesai” menegaskan bahwa kekecewaan bisa tumbuh dari hal‐hal yang seharusnya berjalan perlahan tapi pasti.
Secara lebih santai: lagu ini seperti mengetuk pintu hati kita dan berkata “Hey, aku juga muak dijanjikan tanpa bukti, aku juga lelah bertahan dalam keadaan yang tak kunjung berubah.” Hindia menyampaikan bahwa kekecewaan bukan akhir dari segalanya, melainkan panggilan untuk bangkit, melihat kenyataan, dan mengambil kembali kendali atas hidup sendiri.

Makna Lagu

  • Kekecewaan Generasi

    Lirik “Dua dekade, ratusan janji yang tak selesai / Taman bermain yang berkarat dan terbengkalai” menggambarkan janji-janji besar (mungkin dari pemerintah, sistem, atau wacana perubahan) yang tak pernah terealisasi. “Generasi yang dipaksa tumbuh dewasa” menunjukkan bahwa para pemuda tumbuh di tengah ketidakpastian masa kecil mereka “direnggut.”

  • Perlawanan dan Keteguhan

    Ada simbol “pagar yang tak terbuka” dan “tirai besi” (“bunga di tirai besi, mengakar berlipat kali”) ini bisa diartikan sebagai sistem penindas, hambatan struktural, atau tekanan sosial-politik yang membatasi mimpi dan kebebasan.

  • Harapan dan Doa

    Di bagian pre-chorus:

    Oh, pray that I still have it in me …

    ini menunjukkan keraguan, tapi juga harapan bahwa dia masih bisa bertahan.

  • Solidaritas dan Kebersamaan

    Dalam chorus:

    You and me both, we want the same thing … We know it won’t end well, we’ll keep on singing … Keep holding on, bring on the letdown

    Kalimat “you and me both” menunjukkan hubungan kolektif: bukan hanya dia yang kecewa, tetapi ada generasi atau kelompok lain yang merasakan hal yang sama. Mereka berani “naik bahaya” meski tahu risikonya besar, dan tetap menyanyi sebagai bentuk perlawanan sekaligus ekspresi harapan.

  • Menerima Kekecewaan sebagai Realitas

    Ungkapan “bring on the letdown” dan “we get high from the letdown” (di bagian outro) menunjukkan bahwa kekecewaan itu bukan semata beban, tapi juga semacam “kekuatan” atau pengalaman eksistensial yang membangun karakter.

    Ada paradoks: kekecewaan menyakitkan, tetapi juga menjadi bahan bakar untuk terus bertahan dan berjuang.

  • Kritik Sosial dan Realita Pembangunan

    Berdasarkan liputan media, video klip “Letdown” mengambil latar di IKN (Ibu Kota Nusantara), yang menambah dimensi sosial-politik lagu ini.

    Kisah visual di video menunjukkan kelas pekerja, perjuangan hidup, dan pengorbanan di balik pembangunan besar jadi lagu ini bukan sekadar curahan hati pribadi, tetapi juga refleksi realitas sosial yang lebih luas.

  • Ketidakpuasan yang Produktif

    Lagu ini mengajak pendengar untuk tidak pasrah pada kekecewaan: meski menyadari mimpi-mimpi mungkin tidak sepenuhnya tercapai, tetap ada ruang untuk berjuang dan menyuarakan aspirasi.

F#m
Dua dekade 
ratusan janji yang tak selesai
A
Taman bermain 
yang berkarat dan terbengkalai
C#m
Jadi saksi, generasi, yang dipaksa
         Bm
tumbuh dewasa direnggut masa mudanya 
dijajah pelayannya
 
F#m
Apakah kita 
memang terpaksa harus berdamai
A
Bahwa semua 
mimpi bersama takkan tercapai
C#m
Atau sebaliknya 
lihat pagar yang tak terbuka
     Bm
Jadi bunga di tirai besi 
berjuang dan tak henti di sini

E
(Oooh)
                             Bm7
(Pray that I still have it in me)
Bunga di tirai besi mengakar berlipat kali
E
(Oooh)
(Pray that I still)
          Dm
(pray that I still have it in me)
 
Reff:
  A
  You and me both
  we want the same thing
  C#
  Riding on danger
  oh like it's nothing
      D
  We know it won't end well 
  we'll keep on singing
  Dm
  Keep holding on 
  bring on the letdown
  A
  You and me both
  we want the same thing
  C#
  Riding on danger
  oh like it's nothing
      D
  We know it won't end well 
  we'll keep on singing
  Dm
  Keep holding on 
  bring on the letdown
  

F#m
Ku tak terima
Jika kita yang harus mengalah
A
Beranjak pergi
Di tanah ibu aku terjajah
C#m
Atau sebaliknya
Tegap kencangkan kuda-kuda
         Bm
Tuang semen di mata kaki
Berjuang dan tak henti di sini
 
Interlude : A...Em...D...F#m...
 
E
(Oooh)
                             D
(Pray that I still have it in me)
Bunga di tirai besi mengakar berlipat kali
E
(Oooh)
(Pray that I still)
          Dm
(pray that I still have it in me)
 
Reff:
  A
  You and me both
  we want the same thing
  C#
  Riding on danger
  oh like it's nothing
      D
  We know it won't end well 
  we'll keep on singing
  Dm
  Keep holding on 
  bring on the letdown
  A/E
  You and me both
  we want the same thing
  C#/F
  Riding on danger
  oh like it's nothing
      Bm7
  We know it won't end well 
  we'll keep on singing
  Dm
  Keep holding on 
  bring on the letdown
 
Outro:
A
 (We get high from the letdown)
C#
 (We get high from the letdown)
D
 (We get high from the letdown)
Dm
 (We get high from the letdown)
F#m
 (We get high from the letdown)
 (We get high from the letdown)
 F#m
 (We get high from the letdown)
 (We get high from the letdown)


ABOUT US

Chord Musician is a song chord platform designed to make it easier for musicians, students, and music lovers to play their favorite songs. With a simple yet functional interface, we provide a clean, responsive, and easily accessible chord reading experience across multiple devices. We are committed to providing the most comprehensive, accurate, and constantly updated chord collection. Chord Musician is not just a place to find song chords, but a space for everyone to learn and share music.